Bika Ambon dan Kesehatan: Enak Dinikmati, Tetap Perhatikan Porsi
- 10 Sep 2026 14:41 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Bika ambon merupakan salah satu makanan tradisional yang sangat terkenal di Indonesia. Seratnya yang lembut, teksturnya yang halus, dan rasanya yang manis menjadikan kue ini rutin dipilih sebagai pendamping teh atau buah tangan. Namun, di balik kenikmatannya, konsumsi bika ambon tetap harus memperhatikan porsi, terutama karena makanan manis bisa berkontribusi pada asupan gula harian.
Kementerian Kesehatan RI menyarankan masyarakat untuk membatasi asupan gula hingga 50 gram atau sekitar empat sendok makan per orang setiap harinya. Aturan itu adalah bagian dari usaha untuk mengatur konsumsi gula, garam, dan lemak agar tidak berlebihan.
Kemenkes juga mengingatkan bahwa asupan gula, garam, dan lemak yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan berbagai penyakit tidak menular, termasuk obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyoroti isu konsumsi gula tanpa batas. WHO merekomendasikan agar konsumsi gula tambahan, yang termasuk gula yang ditambahkan ke makanan atau minuman serta gula alami dalam madu, sirup, dan jus buah, dibatasi di bawah 10 persen dari total energi harian.
WHO menyatakan bahwa pengurangan hingga di bawah lima persen atau sekitar 25 gram per hari dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.Oleh karena itu, menikmati bika ambon tidak berarti harus dihindari sepenuhnya.
Kuncinya adalah memperhatikan total yang dikonsumsi dan menyesuaikannya dengan makanan serta minuman lainnya sepanjang hari. Kementerian Kesehatan juga menyoroti pentingnya memperhatikan porsi saji dan informasi nilai gizi pada makanan kemasan supaya masyarakat bisa memperkirakan konsumsi gula yang mereka ambil.
Bika ambon masih bisa menjadi bagian dari pengalaman menikmati kuliner Indonesia, asalkan dikonsumsi dengan bijak dan tidak secara berlebihan. Mengendalikan porsi, membatasi makanan dan minuman yang tinggi gula, serta tetap mengonsumsi variasi makanan seperti sayur, buah, sumber protein, dan biji-bijian adalah bagian dari pola makan yang lebih seimbang. Dengan cara demikian, kelezatan makanan tradisional tetap dapat dipertahankan tanpa mengesampingkan perhatian terhadap kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....