Hari Buku Nasional Jadi Momentum Tingkatkan Budaya Literasi Masyarakat

  • 17 Mei 2026 14:20 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Hari Buku Nasional diperingati setiap tanggal 17 Mei di Indonesia sebagai momentum untuk meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus memperkuat budaya literasi nasional. Peringatan ini juga menjadi pengingat pentingnya buku sebagai sumber pengetahuan dan sarana mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hari Buku Nasional lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya minat membaca masyarakat Indonesia dan kondisi industri buku nasional pada awal tahun 2000-an. Momentum tersebut kemudian dijadikan ajakan untuk membangun kebiasaan membaca di tengah masyarakat.

Tanggal 17 Mei dipilih bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau Perpusnas RI pada tahun 1980. Peringatan ini tidak hanya menyoroti pentingnya buku, tetapi juga peran perpustakaan sebagai pusat literasi dan pendidikan masyarakat.

Hari Buku Nasional atau Harbuknas pertama kali digagas oleh Abdul Malik Fadjar pada tahun 2002 saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan di era Kabinet Gotong Royong.

Saat itu, tingkat literasi masyarakat Indonesia dinilai masih rendah dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Data UNESCO tahun 2002 mencatat angka melek huruf masyarakat dewasa Indonesia berada di angka 87,9 persen. Angka tersebut masih di bawah Malaysia yang mencapai 88,7 persen, Vietnam 90,3 persen, dan Thailand 92,6 persen.

Tidak hanya itu, industri penerbitan buku nasional juga dinilai tertinggal. Indonesia pada saat itu hanya mampu mencetak sekitar 18 ribu judul buku setiap tahun. Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Jepang yang mencapai sekitar 40 ribu judul buku dan China sekitar 140 ribu judul buku per tahun.

Kondisi tersebut mendorong Abdul Malik Fadjar mengajak masyarakat untuk lebih aktif membaca dan meningkatkan budaya literasi nasional. Buku dinilai menjadi salah satu sarana penting untuk memperluas wawasan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengikuti perkembangan dunia modern.

Selain meningkatkan budaya membaca, Hari Buku Nasional juga diharapkan mampu mendorong kebangkitan industri buku nasional agar semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....