Bedah Buku Soroti Komunikasi Budaya Kepri
- 09 Jan 2026 07:25 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang : Penulis asal Kepulauan Riau, Rajabbul Amin, menggelar bedah buku karyanya berjudul Kala Laut Bercerita, Pulau Mendengar: Jalinan Makna dalam Komunikasi Budaya di Bumi Segantang Lada. Kegiatan tersebut berlangsung di Museum Sultan Sulaiman Badrulalamsyah, Kota Tanjungpinang, Kamis (8/1/2026).
Buku yang diterbitkan oleh Deepublish pada 2025 ini mengangkat dinamika sosial budaya masyarakat Kepulauan Riau melalui perspektif komunikasi. Di dalamnya mengulas kehidupan masyarakat pesisir, pola komunikasi sehari-hari, serta kebiasaan masyarakat Melayu yang menjadikan warung kopi sebagai ruang diskusi dan penyelesaian persoalan sosial.
Rajabbul Amin mengatakan, buku tersebut lahir dari kegelisahannya sebagai mahasiswa perantau yang melihat masih minimnya pemahaman masyarakat luar daerah terhadap Kepulauan Riau. Selain itu, ia juga menyoroti kekhawatiran terhadap budaya Melayu yang dinilai mulai terpinggirkan, khususnya di kalangan generasi muda di era digital.
“Saya berharap buku ini dapat menjadi media untuk mengenalkan budaya Melayu kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Kegiatan bedah buku ini menghadirkan dua narasumber, yakni Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang, Thamrin Dahlan serta Dosen Ilmu Pemerintahan STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Nurbaini Usman Siam.
Dalam pemaparannya, Nurbaini Usman Siam menilai buku tersebut memiliki gagasan yang kuat dan ditulis dengan semangat generasi muda. Namun demikian, ia menyarankan agar ke depan penulis dapat memperdalam riset serta memperkaya referensi, khususnya terkait pantun, adab pergaulan, dan tradisi Melayu.
Sementara itu, Thamrin Dahlan menekankan pentingnya aspek teknis penulisan, terutama dalam penyusunan pantun. Menurutnya, pantun yang baik tidak hanya kuat pada isi, tetapi juga memiliki sampiran yang bermakna. Ia juga mendorong pendalaman pembahasan adat dan tradisi Melayu agar kekayaan budaya yang diangkat semakin komprehensif.
Meski memberikan sejumlah catatan, Thamrin menilai buku Kala Laut Bercerita, Pulau Mendengar memiliki peran penting dalam menjaga literasi Melayu di tengah minimnya karya bertema serupa. Ia menyebut, keunggulan buku tersebut terletak pada bahasa puitis yang disajikan secara ilmiah.
Bedah buku ini dihadiri oleh budayawan, penulis, perwakilan instansi, serta mahasiswa. Kegiatan ditutup dengan penyerahan tiga eksemplar buku kepada Perpustakaan Kota Tanjungpinang dan Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....