Menulis Digital Buka Prestasi dan Karier Generasi Muda
- 25 Des 2025 10:16 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Menulis di era digital tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga membuka peluang prestasi dan karier. Hal tersebut disampaikan oleh Bambang Supriadi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (SAR Kepri).
“Menulis itu bukan soal seberapa sempurna, tetapi seberapa jujur kita menuangkan ide. Teknologi boleh membantu, namun karya harus tetap lahir dari pikiran kita sendiri. Jangan takut salah, karena dari kesalahan itulah penulis belajar dan berkembang,” ujar Bambang, Kamis (25/12/2025).
Bambang telah menerbitkan karya berjudul Merajut Impian serta esai Mengkritik Seperti Makan Keripik yang berhasil masuk final lomba Bestari Literasi Indonesia 2025. Selain itu, ia juga aktif mendampingi pelajar dan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah, makalah, hingga presentasi.
“Kunci menjadi penulis bukan hanya bakat, tetapi kemauan untuk terus membaca, berlatih, dan berani menyampaikan gagasan,” tuturnya.
Ia berharap generasi muda tidak takut menulis dan berani menuangkan gagasan secara orisinal. Menurutnya, menulis bukan semata-mata tentang lomba, melainkan proses belajar, berbagi, dan membangun masa depan di dunia digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....