Review Novel Klasik Dunia “Anne of Avonlea”

  • 24 Feb 2025 10:46 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Selain Anne of Green Gables, karya Lucy M. Montgomery lainnya yang juga menjadi novel klasik best seller dunia ialah “Anne of Avonlea”. Dari judulnya dapat diketahui kalau novel ini merupakan sekuel dari Anne of Green Gables.

Anne of Avonlea ini terbit pada tahun 1909, satu tahun setelah Anne of Green Gables diterbitkan. Jika dalam buku pertama berisi perjalanan Anne Shirley dalam mencari identitas dan jati diri, dalam buku kedua dikisahkan keinginan kuat Anne untuk mengajar di sekolahnya dulu di desa Avonlea. Demi cita-citanya menjadi guru yang dicintai dan mengantar murid-muridnya menuju masa depan yang cerah, ia bahkan rela menolak beasiswa yang diterimanya.

Dengan gaya penulisan yang deskriptif, puitis, dan penuh imajinasi Lucy menggunakan berbagai teknik sastra untuk menghidupkan karakter dan latar cerita yang mendukung. Ia sering kali melukiskan pemandangan dengan metafora yang kaya. Hal ini tentunya membuat alur cerita terasa hidup dan nyata bagi para pembaca.

Novel ini juga dipenuhi dengan keseruan Anne dalam membantu murid-muridnya untuk mencari identitas dan jati diri. Meski semua orang di Avonlea meragukannya, ia tetap bertekad membuktikan bahwa mereka salah tanpa kehilangan gaya khasnya yang berani, riang, dan imajinatif.

Berhasilkah Anne Shirley menjadi guru seperti yang diharapkannya? Ikuti kisahnya dalam 432 halaman Anne of Avonlea.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....