Review Novel Klasik Dunia “Anne of Green Gables”

  • 24 Feb 2025 10:39 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Salah satu novel klasik yang mendunia sepanjang masa ialah novel karya Lucy M. Montgomery dengan judul “Anne of Green Gables”. Novel ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1908, mengisahkan perjalanan seorang gadis yatim piatu bernama Anne Shirley yang tumbuh di Pulau Prince Edward, Kanada.

Awal mula kisah ini ketika sepasang saudara lansia Matthew dan Marilla dari Green Gables, sebuah pertanian di desa Avonlea berencana mengadopsi seorang anak laki-laki untuk membantu mereka di ladang. Namun, karena kesalahan komunikasi, yang tiba di rumah mereka justru seorang gadis berambut merah bernama Anne Shirley. Karena kesalahan itu Marilla ingin mengembalikannya, namun urung melihat kecerdasan dan semangat hidup Anne. Anne digambarkan sebagai anak yatim piatu yang penuh imajinasi, ceria, dan banyak berbicara.

Lucy M. Montgomery mengisahkan perjalanan Anne dalam pencarian identitas dan jati diri. Keberadaannya di Green Gables membantunya untuk tumbuh dan dewasa. Dari gadis impulsif Anne menjadi seseorang yang lebih bijaksana. Meski tumbuh sebagai seorang yatim piatu di desa yang bahkan tidak ia kenal sebelumnya, namun hubungan Anne dengan Marilla, Matthew, Diana, dan Gilbert menunjukkan arti penting dari keluarga dan persahabatan sejati.

Dengan karakter yang kuat, dialog yang jenaka, serta pesan moral yang mendalam, tak ayal buku ini tetap relevan hingga saat ini dan sudah menginspirasi banyak generasi sejak tahun 1908. Bahkan cerita Anne of Green Gables ini sudah diadaptasi berulang kali menjadi film dan serial tv dengan judul yang sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....