Fenomena Efisiensi Dari Digitalisasi
- 02 Jul 2024 15:22 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang : Digitalisasi merupakan fenomena di mana proses atau layanan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional, seperti pembayaran tagihan atau berbelanja, kini telah dipindahkan ke platform digital. Fenomena ini memudahkan pengguna untuk mengakses layanan atau melakukan aktivitas tanpa perlu repot pergi ke tempat fisik atau mengurus secara manual.
Menurut Gartner IT Glossary, digitalisasi ialah proses perubahan dari bentuk analog ke bentuk digital. Sementara Hess dkk. (2016), dan Horváth dan Szabó (2019) memandang otomatisasi proses melalui teknologi informasi sebagai digitalisasi.
Salah satu contoh digitalisasi yang paling terasa adalah dalam dunia perbankan. Dulu, untuk melakukan transfer uang atau mengecek saldo, seseorang harus pergi ke bank atau ATM. Namun sekarang, dengan adanya layanan perbankan digital, seperti internet banking atau mobile banking, seseorang dapat dengan mudah melakukan transaksi keuangan hanya dengan menggunakan smartphone atau komputer.
Selain itu, digitalisasi juga mempermudah proses belanja, mulai dari belanja online sampai dengan pembayaran digital di toko fisik. Dengan adanya platform e-commerce dan dompet digital, seseorang dapat dengan mudah membeli produk atau layanan tanpa perlu keluar rumah, serta melakukan pembayaran dengan cepat dan aman.
Fenomena digitalisasi juga tercermin dalam sektor pemerintahan, di mana banyak layanan publik kini dapat diakses secara online, seperti pengurusan dokumen, pembayaran pajak, pendaftaran layanan publik, dan lain sebagainya.
Dengan adanya digitalisasi, pengguna dapat menikmati kemudahan akses dan efisiensi dalam melakukan berbagai aktivitas, serta mengurangi ketergantungan pada proses manual yang memakan waktu dan tenaga. Namun, perlu diingat bahwa digitalisasi juga memerlukan kehati-hatian dalam penggunaan dan perlindungan data pribadi agar tetap aman dan tidak disalahgunakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....