Review "Heart of The Beast" Film Survival Emosial Terbaru Brad Pitt

  • 29 Sep 2026 15:43 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID. Tanjungpinang – Film Heart of The Beast, menyajikan cerita tentang perjuang untuk bertahan hidup dan bergantung pada alam serta hubungan emosional antara manusia dan hewan. Film karya David Ayer ini, menampilkan Brad Pitt sebagai James Belmont, seorang mantan prajurit Special Forces yang berjuang untuk bertahan hidup bersama anjing tempurnya, Odin.

Pada film dengan durasi 101 menit ini, kisahnya dimulai saat James dan Odin terlibat dalam kecelakaan pesawat di daerah terpencil Alaska. Keduanya menjadi terasing dari dunia dan harus melewati perjalanan jauh untuk mencari jalan pulang. Keadaan alam yang ekstrem lalu menjadi tantangan utama bagi mereka selama perjalanan.

Dilansir dari Rotten Tomattoes, film ini tidak hanya menjadikan alam sebagai sumber ancaman utama. Tetapi, film ini secara bertahap menunjukkan bahwa perjalanan itu juga menjadi proses bagi James untuk menghadapi trauma dari masa lalunya. Keterikatan dengan Odin menjadi aspek krusial karena mereka berdua memiliki pengalaman traumatis yang berasal dari kehidupan militer mereka.

Brad Pitt muncul dengan gaya yang cukup tenang dalam memerankan James. Karakter tersebut tidak selalu mengandalkan dialog untuk mengekspresikan emosi, tetapi juga mengandalkan interaksinya dengan Odin yang menjadi elemen penting dari penampilan Pitt. Chemistry keduanya menjadi salah satu daya tarik film yang paling diperhatikan oleh para kritikus.

Uniknya, Odin juga menjadi salah satu sorotan utama pada film ini. Tokoh ini dimainkan oleh empat anjing yang berbeda, yang dalam film ini memanfaatkan ekspresi dan banyak gerakan untuk menciptakan ikatan dengan James. Beberapa ulasan bahkan menyatakan bahwa Odin dapat menarik perhatian dari Brad Pitt dalam beberapa adegan.

Secara visual, film ini memanfaatkan pemandangan alam yang luas untuk menciptakan perasaan terasing dari dunia. Sinematografi yang menampilkan pegunungan, hutan, sungai, dan keadaan alam yang ekstrim sebagai elemen penting dalam pengalaman menonton. Walaupun demikian, film ini memiliki kekurangan seperti penerapan CGI yang digunakan pada hewan di film ini belum maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....