Anak-Anak Rentan Jadi Korban Cyberbullying di Dunia Maya
- 27 Mar 2026 17:50 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Fenomena penggunaan media sosial di kalangan anak-anak semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Namun di balik kemudahan akses tersebut, ancaman serius juga mengintai, salah satunya adalah cyberbullying atau perundungan di dunia maya yang kian marak terjadi.
Anak-anak dinilai menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban cyberbullying. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya kemampuan mereka dalam menyaring informasi, serta belum matangnya kondisi emosional saat menghadapi tekanan dari lingkungan digital.
Bentuk cyberbullying pun beragam, mulai dari komentar negatif, hinaan, penyebaran rumor, hingga tindakan mempermalukan korban di media sosial. Dampaknya tidak bisa dianggap remeh, karena dapat memicu stress, menurunnya rasa percaya diri, hingga gangguan kesehatan mental pada anak.
Salah seorang orang tua di Tanjungpinang, Fitria Elvi, mengaku khawatir dengan maraknya kasus perundungan online yang bisa menimpa anaknya. Serta pentingnya peran orang tua dan lingkungan sekitar dalam memberikan edukasi kepada anak terkait penggunaan media sosial yang sehat.
“Sekarang anak-anak sudah pegang handphone sendiri. Kita sebagai orang tua harus ekstra mengawasi, karena kadang mereka tidak cerita kalau jadi korban,” ujarnya, Minggu 29 Maret 2026.
Pendampingan saat anak mengakses internet menjadi salah satu langkah efektif untuk mencegah terjadinya cyberbullying. Pemerintah dan berbagai pihak juga diharapkan dapat terus menggalakkan kampanye literasi digital guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya perundungan di dunia maya, khususnya bagi anak-anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....