Warna Pakaian Kerja Pengaruhi Produktivitas Harian

  • 16 Nov 2025 10:35 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Di balik rutinitas memilih pakaian kerja, ada pengaruh warna yang sering terlewat oleh pekerja modern. Studi internasional menunjukkan warna tertentu dapat mengubah cara otak memproses fokus, kreativitas, dan energi harian seseorang.

Dalam lingkungan kerja modern, warna ternyata berperan sebagai pemicu respons kognitif yang memengaruhi cara otak mengatur perhatian. Efek ini bekerja halus sehingga banyak orang tidak menyadari perubahan performanya.

Studi “Color and Cognitive Performance” oleh Ravi Mehta dan Rui Zhu (University of British Columbia, 2009) menjelaskan warna memiliki dampak berbeda pada proses mental manusia. Penelitian itu menunjukkan warna merah meningkatkan kewaspadaan sedangkan biru mendorong kreativitas secara konsisten.

Temuan tersebut membuat sejumlah perusahaan mulai mempertimbangkan unsur warna dalam aturan berpakaian karyawan. Mereka melihat warna dapat memberi dorongan psikologis sederhana bagi pekerja yang menghadapi beban tugas padat.

Warna terang seperti kuning atau oranye juga disebut mampu mengangkat mood dan menambah energi emosional harian. Efek itu membantu sebagian pekerja menjaga motivasi ketika menghadapi jadwal kerja yang melelahkan.

Sebaliknya, warna terlalu gelap kadang menurunkan semangat pada kondisi tertentu sehingga mengganggu alur produktivitas. Meski begitu, dampaknya tetap bergantung pada suasana hati dan tekanan kerja masing-masing individu.

Para ahli menyarankan pekerja menyesuaikan warna pakaian dengan jenis pekerjaan yang mereka jalani hari itu. Pilihan warna yang tepat dianggap mampu memberi dorongan mental tanpa mengubah kebiasaan kerja secara besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....