Maraton Drama Korea Jadi Ritual Digital Baru
- 06 Okt 2025 07:06 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Menonton drama Korea dalam sekali duduk alias drama maraton kini sudah jadi kebiasaan digital banyak orang. Fenomena ini bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga disebut mampu memberikan rasa puas tersendiri bagi penontonnya.
Sebuah studi dari University of Toledo (2021) mencatat bahwa binge-watching atau menonton serial secara maraton mampu memicu produksi dopamin di otak, yaitu hormon yang berhubungan dengan rasa senang. Hal ini membuat penonton merasa lebih terikat dengan cerita dan karakternya.
Namun, studi yang sama juga mengingatkan bahwa menonton terlalu lama tanpa jeda dapat berdampak pada kesehatan fisik, seperti, gangguan tidur dan mata lelah. Karena itu, para ahli menyarankan agar penonton tetap mengatur waktu istirahat saat menonton drama panjang.
Di Indonesia, tren ini semakin terlihat dengan munculnya istilah “drakor weekend”, dimana banyak penonton memilih menghabiskan akhir pekan untuk menuntaskan satu musim drama dalam sehari. Platform streaming pun mengakui lonjakan penonton terjadi terutama saat libur panjang.
Fenomena ini disebut pakar hiburan sebagai bentuk immersive entertainment, cara hiburan yang membuat penonton merasa masuk ke dalam dunia cerita. Rasa keterhubungan dengan tokoh dan jalan cerita membuat pengalaman menonton terasa lebih personal.
Dengan begitu, maraton drama Korea kini bukan sekadar tren hiburan, melainkan juga ritual digital yang menyatukan penonton dari berbagai kalangan. Selama tetap bijak mengatur waktu, aktivitas ini bisa jadi cara melepas penat yang menyenangkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....