UMKM Penyengat Harap Pemandu Wisata Dukung Produk Lokal
- 10 Mei 2026 09:02 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pelaku UMKM cinderamata di Pulau Penyengat, Atan, berharap para pemandu wisata turut mendukung perkembangan produk lokal dengan memberikan waktu yang lebih leluasa kepada wisatawan untuk berbelanja hasil UMKM masyarakat setempat. Harapan itu disampaikan menyusul pernyataan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang terkait kesiapan Pulau Penyengat menghadapi lonjakan wisatawan selama libur sekolah.
“Saat ini banyak wisatawan asal Malaysia yang datang berkunjung ke Pulau Penyengat. Karena itu, kami berharap para pemandu wisata dapat memberi kesempatan kepada pengunjung untuk membeli cinderamata dan produk lokal masyarakat,” ujar Atan, Sabtu, 10 Mei 2026.
Ia juga berharap pemandu wisata yang bertugas di Pulau Penyengat berasal dari masyarakat setempat agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan langsung oleh warga. Sementara itu, pemandu dari pihak travel diharapkan cukup mengantar wisatawan hingga area pelabuhan. “Sebagai bentuk apresiasi, kami juga siap memberikan tip kepada para pemandu wisata,” katanya.
Sementara itu, warga Tanjungpinang lainnya, Soni, menilai sektor UMKM kuliner di Pulau Penyengat masih memerlukan pembinaan, terutama dalam meningkatkan cita rasa dan kualitas makanan yang disajikan kepada wisatawan. Menurutnya, kondisi tersebut bisa memengaruhi minat wisatawan untuk kembali menikmati kuliner di kawasan itu.
“Harapannya, Dinas Pariwisata dapat melakukan pembinaan, termasuk uji cita rasa makanan dan kue-kue UMKM di Penyengat agar kualitasnya semakin baik dan mampu menarik wisatawan,” ujar Soni.
Pendapat serupa disampaikan Herman. Ia mengaku sempat membawa rekannya dari Pekanbaru, Provinsi RIau, untuk mencicipi kuliner khas Lakse di Penyengat sekitar dua minggu lalu. Namun, menurut tamunya, cita rasa kuah Lakse tersebut masih perlu ditingkatkan.
“Ini menjadi perhatian agar cita rasa kuliner khas daerah bisa terus diperbaiki sehingga lebih menarik bagi wisatawan,” kata Herman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....