Berawal dari Kuliner Dapur Rumah, hingga Dilirik Artis Nasional

  • 12 Apr 2026 08:36 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Industri kuliner rumahan di Kota Tanjungpinang terus menunjukkan geliatnya melalui kreativitas para pelaku usaha yang mampu melihat peluang di tengah perubahan tren pasar. Salah satu yang mencuri perhatian adalah MR Home Cake & Dessert, usaha rintisan yang memfokuskan diri pada sajian bolu jadul dan hidangan manis berkualitas premium.

Owner MR Home Cake & Dessert, Mario Radithya Tama, mengisahkan bahwa perjalanan bisnisnya dimulai sejak tahun 2019 setelah ia menyelesaikan kontrak kerja di Batam. Berbekal ilmu dari pendidikan SMK Tata Boga, ia memberanikan diri merintis usaha dari dapur rumah dengan melakukan berbagai uji coba resep.

“MR (Mister) Home Cake & Dessert ini filosofinya adalah sesuatu produk manis yang diciptakan oleh laki-laki dari rumah, makanya ada unsur kata home dan mister di dalamnya,” ujar Mario, Senin, 13 April 2026.

Meski sempat diterjang masa pandemi, usaha ini justru semakin dikenal luas berkat kekuatan promosi dari mulut ke mulut dan strategi pemasaran digital yang efektif. Mario mengaku sangat terbantu setelah produknya mendapatkan ulasan positif dari artis nasional, Winda Viska, yang kini berdomisili di Tanjungpinang.

“Waktu meledaknya itu ketika produk saya direview sama Kak Winda Viska, dari situ pengikut di media sosial naik secara perlahan dan pesanan mulai ramai,” ucapnya.

Salah satu produk unggulan yang menjadi primadona adalah roll cake nougat (kacang) yang dibuat menggunakan butter cream olahan sendiri (homemade). Selain itu, varian brownies kukus yang memiliki tekstur lembap (moist) juga menjadi pilihan favorit pelanggan setianya.

“Kami mengedepankan topping yang berlimpah dan variasi menu yang selalu berkembang agar pelanggan tidak merasa bosan dengan produk yang itu-itu saja,” katanya.

Saat ini, MR Home Cake & Dessert beroperasi dengan sistem pre-order (PO) setiap hari Jumat hingga Minggu agar tetap bisa dikelola secara mandiri. Walaupun masih skala industri rumahan, ia tetap menjaga standar kualitas yang tinggi dan selalu meminta kritik serta saran dari setiap pembeli untuk penyempurnaan rasa.

“Banyak UMKM merasa produknya sudah enak tanpa bertanya lagi, tetapi saya tetap selalu bertanya kepada pelanggan apa yang kurang agar produk kami terus berkembang,” tuturnya.

Ke depan, Mario memiliki visi besar untuk mengembangkan usahanya dengan membuka kedai fisik yang menggabungkan konsep toko kue dengan kedai kopi. Ia percaya bahwa konsistensi dalam belajar dan menjaga sikap (attitude) adalah fondasi utama dalam membesarkan sebuah merek dagang.

“Kegagalan adalah suatu kesuksesan yang tertunda, jadi kita tidak boleh lelah untuk mencoba hal-hal baru dan jangan pernah mudah menyerah,” katanya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....