Keberlanjutan UMKM Dinilai Penting Dukung Pemulihan Ekonomi Daerah
- 26 Feb 2026 10:34 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah diminta memastikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap bertahan dan berkembang setelah momentum Ramadan berakhir. Keberlanjutan usaha dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi lokal tidak bersifat musiman.
Pengamat Ekonomi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, mengatakan UMKM yang telah tumbuh selama Ramadan perlu dijaga melalui penguatan ekosistem usaha. Menurutnya, dukungan kebijakan harus berorientasi pada keberlanjutan, bukan hanya pada momentum tertentu.
“UMKM yang sudah tumbuh ini harus dijaga melalui ekosistem yang sudah terbangun agar tidak berhenti setelah Bulan Ramadan,” ujar Satriadi, Rabu, 25 Februari 2026.
Ia menekankan pentingnya program insentif dari pemerintah, baik dalam bentuk permodalan maupun kemitraan strategis. Kolaborasi melalui Koperasi Merah Putih juga dinilai dapat membantu menjaga stabilitas usaha dan ketersediaan bahan baku.
“Program insentif bantuan dan kerja sama dengan koperasi merah putih bisa menggerakkan kembali semangat serta gairah UMKM,” katanya.
Satriadi juga mendorong pelaku UMKM untuk aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi dengan masyarakat, organisasi, dan pemerintah setempat dinilai dapat memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing.
“UMKM harus aktif membangun kolaborasi berbagai pihak agar penjualan terus meningkat,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi pemulihan ekonomi di Tanjungpinang memerlukan optimisme dan keberanian pelaku usaha untuk terus bergerak. Dirinya berpesan agar UMKM tidak ragu menghadapi tantangan setelah bulan Ramadan.
“Pelaku UMKM harus tetap semangat karena kita sedang dalam fase pemulihan ekonomi yang membutuhkan kontribusi mereka,” tuturnya.