Adaptasi UMKM Tetap Bertahan Ditengah Penurunan Daya Beli Masyarakat

  • 25 Feb 2026 14:47 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Daya beli menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bulan ramadan saat ini. Menyiasati hal itu, pedagang harus mengambil langkah adaptasi.

Pengamat Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang, M. Isa Alamsyahbana mengatakan dari perspektif ekonomi, ketika ramadan terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat. Mulai dari tradisi berbuka bersama hingga keinginan untuk menyajikan hidangan yang terbaik bagi keluarga.

Belum lagi ketika mendekati lebaran idul fitri, kebutuhan masyarakat akan semakin meningkat. Kebutuhan akan makanan hingga keperluan untuk memperbaiki rumah juga semakin meningkat.

“Kadang ada masyarakat yang setahun sekali itu, mengecat rumah dan lainnya. Momentum ini secara tidak langsung meningkatkan keinginan untuk berbelanja,” ucap M. Isa Alamsyahbana, 25 Februari 2026.

Namun, yang menjadi prhatian saat ini adalah penurunan daya beli masyarakat yang semakin menurun. Disebabkan oleh, kemampuan eknomi yang menurun baik secara nasional maupun di Kepri.

Maka, masyarakat maupun pedagang diharapkan untuk dapat beradaptasi dengan siruasi yang ada. Pedagang dapat menerapkan strategi dengan mengurangi ukuran produknya tanpa menaikkan harga.

Kemudian, mencari produk-produk yang berkulaitas akan tetapi dengan harga yang terjangkau. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar usaha yang dijalankan dapat tetap bertahan.

“Ya, carilah jalan tengahnya, maksimal cari jalan tengahnya sesuai kemampuan. Tidak membebankan pedagang juga tidak membuat pembeli lari,” katanya.

Rekomendasi Berita