Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Bikin Pengeluaran Membengkak
- 28 Agt 2026 16:53 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pernah merasa uang baru saja diterima, tetapi tiba-tiba sudah tinggal sedikit? Padahal rasanya tidak membeli barang mahal. Bisa jadi, bukan pengeluaran besar yang membuat dompet cepat menipis, melainkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan hampir setiap hari.
Mulai dari membeli kopi atau minuman kekinian, jajan karena tergoda promo, pesan makanan saat sebenarnya masih ada makanan di rumah, hingga terlalu sering menggunakan layanan pesan antar. Nilainya memang terlihat kecil, tetapi jika dilakukan berulang-ulang, jumlahnya bisa cukup menguras kantong.
Bagi ibu rumah tangga, pengeluaran kecil biasanya muncul dari aktivitas sehari-hari. Salah seorang ibu rumah tangga, Wahyuni, mengaku baru menyadari banyak pengeluaran yang sebenarnya bisa ditekan setelah mulai mencatat belanja harian.
“Kadang merasa cuma beli sedikit. Tapi kalau dihitung dalam sebulan, ternyata lumayan juga. Ada belanja kecil yang sebenarnya tidak terlalu perlu,” ujarnya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Hal serupa juga dirasakan mahasiswa. Aura, seorang mahasiswa di Tanjungpinang, mengatakan pengeluaran sering bertambah karena kebiasaan jajan dan membeli minuman saat berkumpul bersama teman.
“Kalau sekali beli mungkin cuma belasan ribu rupiah. Tapi hampir setiap hari, akhirnya terasa juga di akhir bulan,” katanya.
Kebiasaan lain yang sering tidak terasa adalah belanja karena promo. Potongan harga atau gratis ongkir memang membuat harga terlihat lebih murah, tetapi justru bisa mendorong seseorang membeli sesuatu yang sebelumnya tidak direncanakan.
Begitu pula dengan kebiasaan menggunakan uang digital. Karena tidak melihat uang berpindah secara langsung, membayar makanan, transportasi, atau belanja kecil melalui aplikasi terasa lebih ringan. Tanpa disadari, transaksi kecil tersebut bisa menumpuk.
Bukan berarti semua pengeluaran kecil harus dihentikan. Menikmati kopi, jajan atau sesekali membeli sesuatu yang disukai tetap boleh. Yang penting, tahu batas dan bisa membedakan antara kebutuhan, keinginan, dan sekadar tergoda.
Cara paling sederhana adalah mencatat pengeluaran selama satu minggu. Dari catatan itu biasanya akan terlihat ke mana uang paling banyak pergi. Bisa jadi bukan kebutuhan utama yang menghabiskan uang, melainkan pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali.
Pada akhirnya, menghemat bukan selalu tentang mengurangi pengeluaran besar. Kadang, cukup dengan lebih sadar sebelum mengeluarkan uang. Sebab, seribu, lima ribu, atau sepuluh ribu rupiah yang keluar berkali-kali, kalau dikumpulkan, jumlahnya bisa mengejutkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....