Kenaikan Harga Pertamax Mulai Dirasakan Pengendara Motor

  • 12 Jun 2026 09:08 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai dirasakan para pengendara sepeda motor di Tanjungpinang. Sejumlah pengguna Pertamax mengaku harus menyiapkan anggaran lebih untuk kebutuhan transportasi harian setelah harga BBM tersebut mengalami penyesuaian.

Berdasarkan penyesuaian harga yang berlaku sejak 10 Juni 2026, harga Pertamax naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter di sejumlah wilayah. Di beberapa daerah, termasuk Kepulauan Riau, harga Pertamax bahkan mencapai Rp17.000 per liter. Kenaikan ini membuat biaya pengeluaran masyarakat untuk bahan bakar bertambah cukup signifikan.

Salah seorang pengendara motor di Tanjungpinang, Andi Pratama, mengaku terkejut saat mengetahui harga Pertamax mengalami kenaikan. Ia yang setiap hari menggunakan sepeda motor untuk bekerja kini harus mengeluarkan biaya lebih besar dibanding sebelumnya.

"Biasanya saya isi sekitar Rp50 ribu sudah cukup untuk beberapa hari. Sekarang dengan nominal yang sama, jumlah bensin yang didapat jauh berkurang. Mau tidak mau pengeluaran bulanan untuk transportasi bertambah," ujarnya, Jumat 12 Juni 2026

Hal senada disampaikan oleh Rina, seorang karyawan swasta. Menurutnya, kenaikan harga Pertamax cukup terasa karena kendaraan yang digunakannya direkomendasikan menggunakan BBM dengan oktan lebih tinggi.

"Kalau beralih ke BBM yang lebih murah saya khawatir berpengaruh ke performa kendaraan. Jadi untuk sementara tetap pakai Pertamax, meskipun harus mengurangi pengeluaran di pos lain," katanya.

Sejumlah pengendara berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya biaya transportasi. Mereka khawatir kenaikan harga BBM akan berdampak pada naiknya harga barang dan jasa lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....