THR Tertunda, Warga Lingga Tahan Tebus Emas
- 27 Mar 2026 13:03 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Lesunya ekonomi di Lingga mulai terasa hingga ke layanan pegadaian. Warga memilih menahan diri untuk tidak menebus emas, berbeda dengan tren Lebaran biasanya yang justru ramai pelunasan.
Pantauan di Pegadaian Dabo Singkep menunjukkan suasana pelayanan relatif lengang. Aktivitas gadai dan tebus emas berjalan normal, tapi tanpa lonjakan berarti.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, menjelang dan setelah Lebaran, masyarakat berbondong-bondong menebus emas yang digadai.
Namun tahun ini, situasinya berbeda. Warga lebih memilih menahan pengeluaran di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Kepala Pegadaian Dabo Singkep, Arman, menyebut dua faktor utama menjadi penyebab. Penurunan harga emas dan tertundanya THR membuat masyarakat berpikir dua kali.
“Untuk Lebaran tahun ini, baik gadai maupun tebus tidak ramai karena harga emas turun dan THR tertunda kondisi ini cukup memengaruhi pola transaksi masyarakat,” kata Arman, Jumat 27 Maret 2026.
Di sisi lain, harga emas Antam per 26 Maret 2026 juga menjadi perhatian. Untuk ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2.850.000, sementara 10 gram mencapai Rp27.995.000.
Harga untuk ukuran besar pun cukup tinggi. Emas 100 gram tercatat Rp279.212.000 hingga 1.000 gram menyentuh Rp2,79 miliar.
Meski harga relatif stabil, minat masyarakat tetap rendah. Warga tampaknya lebih memilih menyimpan tenaga finansial dulu, sambil berharap kondisi ekonomi segera naik lagi, bukan cuma harga emasnya saja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....