Tips dan Trik Aman Bertransaksi Digital di Era Serba Online

  • 28 Feb 2026 20:25 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Perkembangan teknologi digital membuat aktivitas transaksi keuangan semakin mudah dan cepat. Mulai dari belanja daring, pembayaran tagihan, hingga transfer antarbank kini dapat dilakukan hanya melalui ponsel.

Namun di balik kemudahan tersebut, risiko kejahatan siber juga meningkat sehingga masyarakat perlu lebih waspada. Otoritas Jasa Keuangan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia terus mengingatkan pentingnya literasi keuangan digital.

Masyarakat diimbau untuk memahami cara bertransaksi secara aman agar terhindar dari penipuan, pencurian data, hingga pembobolan rekening.

Berikut beberapa tips dan trik aman bertransaksi digital:

1. Gunakan Platform Resmi dan Terpercaya

Pastikan aplikasi perbankan atau dompet digital yang digunakan telah terdaftar dan diawasi oleh otoritas resmi. Unduh aplikasi hanya melalui toko aplikasi resmi.

2. Aktifkan Fitur Keamanan Tambahan

Manfaatkan fitur autentikasi dua faktor (2FA), PIN, dan biometrik untuk menambah lapisan perlindungan akun.

3. Jangan Bagikan Data Pribadi

Hindari membagikan kode OTP, PIN, password, atau data kartu kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari bank atau perusahaan tertentu.

4. Waspada Terhadap Phishing

Jangan mudah mengklik tautan mencurigakan dari pesan singkat, email, atau media sosial yang meminta data pribadi.

5. Rutin Cek Mutasi Rekening

Pantau secara berkala riwayat transaksi untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.

Dengan meningkatnya kesadaran dan kehati-hatian, transaksi digital dapat dilakukan secara aman dan nyaman. Literasi serta disiplin menjaga keamanan data menjadi kunci agar masyarakat dapat menikmati kemudahan layanan keuangan digital tanpa harus khawatir terhadap risiko kejahatan siber.

Rekomendasi Berita