Bintan Siap Masuk Industri Pengeboran Minyak dan Gas
- 31 Agt 2026 17:53 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan - Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), semakin memperkuat posisinya dalam mata rantai industri minyak dan gas (migas) dunia. Hal ini ditandai dengan keberhasilan PT Shelltec Hydraulic Indonesia melakukan ekspor perdana komponen Accumulator Shell.
Produk tersebut dihasilkan di fasilitas produksi PT Shelltec Hydraulic Indonesia. Industri tersebut berada di kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam, Kabupaten Bintan.
Masuknya produk lokal ke pasar Jerman juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi. Investasi ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus peluang bertambahnya investasi asing di Kabupaten Bintan.
Operation Manager PT Shelltec Hydraulic Indonesia, Muhammad Fadli, menjelaskan Accumulator Shell merupakan bagian berbentuk tabung yang berfungsi sebagai cangkang atau bodi luar dari komponen accumulator.
"Accumulator Shell ini merupakan cangkang atau bagian luar berbentuk tabung yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan sparepart bagi perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas," ujar Muhammad Fadli, Senin, 31 Agustus 2026.
Pengiriman perdana ke Jerman pada pekan lalu menjadi salah satu indikator produk manufaktur yang dihasilkan industri di Pulau Bintan mampu memenuhi persyaratan kualitas dan standar produksi yang diberlakukan di pasar internasional.
Pada ekspor perdana tersebut, perusahaan mengirimkan sebanyak 19 pallet, dengan total sekitar 200 unit Accumulator Shell. Seluruh produk tersebut dikemas dalam satu kontainer untuk dikirim ke Jerman.
Pengiriman pertama itu, nilai transaksi ekspor tercatat mencapai 59 ribu Euro, atau sekitar Rp1,2 miliar. Keberhasilan ekspor ini sekaligus menunjukkan semakin terbukanya peluang bagi industri manufaktur di Bintan untuk masuk ke rantai pasok global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....