Tambak Udang Lingga Berinovasi dengan IPAL
- 16 Agt 2025 07:32 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Lingga: Sektor perikanan budidaya di Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, menunjukkan pertumbuhan signifikan. Kelompok pembudidaya udang vaname setempat gencar membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) sebagai langkah antisipasi pencemaran lingkungan sekaligus memanfaatkan limbah menjadi produk sampingan yang bernilai ekonomi.
Sentra tambak udang vaname di Kampung Bangsal, Desa Tinjul, yang awalnya hanya memiliki satu kolam pada tahun 2023, kini berkembang pesat menjadi 50 kolam. Dari jumlah itu, 10 kolam sudah berproduksi, sementara 40 kolam lainnya ditargetkan terisi benur pada akhir tahun 2025.
Dengan asumsi produksi rata-rata 5 ton per kolam, kelompok pembudidaya memproyeksikan panen awal tahun 2026 bisa mencapai 250 ton.
Koordinator Lapangan Budidaya Udang Vaname Desa Tinjul, Ahmad Jailani, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi ini dibarengi dengan pembangunan IPAL sebelum kolam baru diisi.
Menurutnya, hasil akhir dari IPAL ini akan diolah menjadi pupuk atau dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar.
“Sebelum kolam terisi, instalasi pengelolaan air limbah atau IPAL sedang kami gali,” kata Ahmad, Jumat (15/8/2025).
Menurut Ahmad, langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menciptakan siklus usaha yang berkelanjutan.
“Kita yakin Pemanfaatan limbah menjadi pupuk dan pakan alami dapat menekan biaya produksi dan membuka peluang usaha baru bagi warga kita,” tambahnya.
Pemerintah daerah dilaporkan turut memantau perkembangan budidaya ini mengingat kontribusinya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan potensi ekspor komoditas perikanan dari Kabupaten Lingga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....