Korban Banjir Ambalau Harapkan Bantuan Pemerintah
- 30 Jun 2025 14:08 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Minggu (29/06/2025) malam.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu sore. Peristiwa ini menyebabkan ribuan rumah di tujuh desa terendam.
Desa-desa tersebut diantaranya Desa Lumoy, Elara, Siwar, Kampung Baru, Ulima, Masawoy, dan Selasi.
"Puncaknya pada menjelang magrib Minggu kemarin. Hujan tanpa henti menyebabkan air sungai jebol dan masuk ke lingkungan warga," kata Gafar Bahta, salah satu warga Lumoy, Senin (30/06/2025).
Dia mengatakan, saat ini warga yang menjadi korban terdampak banjir sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah kabupaten Bursel, baik berupa bantuan logistik maupun kebutuhan darurat lainnya.
"Kami harap pemerintah bisa bergerak cepat dan memberikan tanggap darurat terhadap warga terdampak di Ambalau," harapnya
Sebelumnya diberitakan, tujuh desa di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Provinsi Maluku dikepung banjir setelah wilayah itu diguyur hujan selama 3 hari, dari Jumat hingga Senin (30/6/2025).
Tujuh desa yang terdampak banjir yakni, Desa Lumoy, Elara, Siwar, Kampung Baru, Ulima, Masawoy, dan Selasi. Ketinggian air dilaporkan mencapai pinggang orang dewasa.
Warga dilaporkan masih siaga, akibat luapan banjir dari curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
Kapolsek Ambalau Ipda Edwin Tahapari, membenarkan kejadian tersebut. “Memang benar, akibat curah hujan yang tinggi, tujuh desa di Kecamatan Ambalau saat ini terendam banjir,”katanya via seluler, Senin pagi.
Menurut Tahapari, tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut. Namun, banjir tersebut merendam rumah warga hampir di setiap wilayah
Ia menyebut, masyarakat kini sangat membutuhkan bantuan, khususnya bantuan tanggap darurat dari Pemerintah Kabupaten Buru Selatan.
“Situasi masih siaga. Masyarakat sangat mengharapkan bantuan, mulai dari logistik hingga kebutuhan darurat lainnya,”sambungnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....