Hari Kebaya Nasional, Kepemilikan Kebaya di Kalangan Perempuan Masih Beragam
- 27 Jul 2026 08:20 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Peringatan Hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap 24 Juli menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya pelestarian kebaya sebagai warisan budaya Indonesia. Di kalangan perempuan Indonesia, kepemilikan kebaya masih beragam. Sebagian telah memiliki kebaya, sementara sebagian lainnya belum karena berbagai alasan.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan RRI kepada sejumlah perempuan muda, mereka yang telah memiliki kebaya umumnya menggunakannya untuk menghadiri wisuda. Selain itu juga acara pernikahan, kegiatan adat, hingga peringatan Hari Kartini juga menjadi dasar untuk memiliki Kebaya.
Aning, seorang Akedemisi di salah satu kampus di Tanjungpinang, mengatakan dirinya memiliki lebih dari satu kebaya karena sering digunakan dalam berbagai kegiatan resmi.
"Saya memang sengaja membeli kebaya karena sering dipakai saat wisuda, kondangan, dan acara keluarga. Menurut saya, kebaya adalah bagian dari identitas perempuan Indonesia yang perlu dilestarikan," ujarnya, Minggu, 26 Juli 2026.
Namun, tidak semua perempuan muda memiliki kebaya. Sejumlah responden mengaku belum pernah membeli kebaya karena merasa belum membutuhkan atau memilih menyewa saat menghadiri acara tertentu.
Salah seorang ibu rumah tangga Lina mengaku belum memiliki kebaya karena penggunaannya yang masih terbatas.
"Saya belum punya kebaya sendiri karena jarang ada acara yang mengharuskan memakai kebaya. Kalau ada undangan pernikahan atau acara resmi, biasanya saya lebih memilih memakai baju kurung ," katanya.
Hal senada disampaikan Nuri seorang pekerja kantoran. Ia menilai harga kebaya yang relatif mahal menjadi salah satu pertimbangan untuk belum membeli. Meskipun di akuinya Keinginanan untuk memiliki kebaya ada .
"Karena dipakai hanya sesekali, saya lebih memprioritaskan kebutuhan lain. Mungkin kalau modelnya lebih sederhana dan bisa dipakai untuk bekerja atau acara semi formal, saya akan mempertimbangkan untuk membeli," ujarnya.
Meski demikian, ketiganya sepakat kebaya tetap memiliki nilai budaya yang harus dijaga. Mereka berharap semakin banyak kegiatan yang melibatkan generasi muda sehingga kebaya tidak hanya dikenakan pada acara tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari gaya berbusana yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Peringatan Hari Kebaya Nasional diharapkan menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui perayaan seremonial, tetapi juga dengan menumbuhkan rasa bangga untuk memiliki dan mengenakan kebaya sebagai identitas bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....