Bahasa yang Santun, Cerminan Kepribadian dan Budaya Bangsa

  • 28 Jun 2026 10:22 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Bahasa merupakan alat komunikasi yang tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan karakter dan kepribadian seseorang. Oleh karena itu, menggunakan bahasa yang santun menjadi hal penting dalam membangun hubungan yang harmonis, baik di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun di ruang digital.

Dikutip dari https://ruangguru.com/forum/, bahasa yang santun bukan berarti harus menggunakan kata-kata yang rumit atau resmi. Kesantunan berbahasa tercermin dari pilihan kata yang sopan, menghargai lawan bicara, tidak merendahkan orang lain, serta mampu menyampaikan pendapat tanpa menyinggung perasaan. Dengan cara seperti itu, komunikasi akan lebih mudah diterima dan dapat menghindarkan kesalahpahaman.

Di era media sosial, kesantunan berbahasa semakin penting untuk dijaga. Kemudahan menulis komentar atau membagikan pendapat sering kali membuat sebagian orang lupa bahwa setiap kata memiliki dampak. Ujaran yang kasar, menghina, atau memprovokasi tidak hanya dapat melukai orang lain, tetapi juga memperkeruh suasana dan memicu perpecahan.

Sebaliknya, bahasa yang santun mampu menciptakan suasana yang nyaman dan penuh rasa saling menghormati. Perbedaan pendapat pun dapat disampaikan secara bijaksana tanpa harus menimbulkan permusuhan. Sikap ini menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Kesantunan berbahasa juga merupakan bagian dari budaya bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai sopan santun, tenggang rasa, dan saling menghargai. Membiasakan mengucapkan kata "tolong", "terima kasih", "maaf", serta menyapa dengan ramah merupakan contoh sederhana yang dapat mempererat hubungan antarsesama.

Penting sekali jadikan bahasa yang santun sebagai kebiasaan dalam setiap komunikasi. Dengan memilih kata-kata yang baik, menghargai perbedaan, dan berbicara dengan penuh etika, kita tidak hanya menjaga hubungan yang harmonis, tetapi juga ikut menciptakan ruang komunikasi yang lebih positif, baik di kehidupan sehari-hari maupun di dunia digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....