Budaya Bukan Hanya Slogan, tapi Jati Diri yang Harus Dihidupkan

  • 23 Jun 2026 10:16 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Budaya bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan dalam pidato atau slogan yang dipasang pada spanduk dan media sosial. Budaya adalah jati diri bangsa yang tercermin dalam cara berpikir, bersikap, berinteraksi, serta menghargai nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itu, menjaga budaya tidak cukup hanya dengan membicarakannya, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari https://www.gramedia.com/literasi/budaya/, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari bahasa daerah, kesenian, tarian, musik, kuliner, pakaian adat, hingga tradisi dan kearifan lokal. Keragaman tersebut menjadi identitas yang membedakan Indonesia dari bangsa lain sekaligus menjadi kekuatan dalam mempererat persatuan di tengah keberagaman.

Melestarikan budaya berarti menjaga warisan yang telah dibangun oleh para pendahulu. Upaya tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mempelajari sejarah daerah, menggunakan bahasa daerah dalam situasi yang tepat, mencintai produk budaya lokal, menghadiri pertunjukan seni, serta mengenalkan tradisi kepada generasi muda. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlangsungan budaya.

Di era globalisasi, masyarakat memang semakin mudah mengenal budaya dari berbagai negara. Hal ini merupakan sesuatu yang positif selama tidak membuat kita melupakan akar budaya sendiri. Keterbukaan terhadap budaya luar sebaiknya berjalan seiring dengan kebanggaan terhadap budaya nasional, sehingga identitas bangsa tetap terjaga.

Budaya juga tidak hanya hadir dalam bentuk kesenian atau upacara adat. Nilai-nilai seperti gotong royong, sopan santun, musyawarah, saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari budaya yang perlu terus dipraktikkan. Ketika nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, budaya menjadi hidup dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya. Dengan memanfaatkan teknologi digital, mereka dapat memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas melalui berbagai konten kreatif, tanpa menghilangkan nilai dan makna yang terkandung di dalamnya. Inovasi yang berpijak pada akar budaya akan membuat warisan leluhur tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....