Masyarakat Pilih Sinse untuk Tangani Patah Tulang, Dinilai Lebih Praktis

  • 22 Apr 2026 16:49 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Fenomena masyarakat yang lebih memilih jasa sinse dibandingkan dokter dalam menangani kasus patah tulang masih kerap terjadi di Kota Tanjungpinang. Alasan kepraktisan hingga keinginan menghindari tindakan operasi menjadi pertimbangan utama.

Fati, salah seorang warga Tanjungpinang yang pernah mengalami patah tulang, mengaku lebih memilih berobat ke sinse dibandingkan ke fasilitas medis modern. Menurutnya, penanganan yang diberikan terasa lebih sederhana dan tidak memerlukan prosedur yang rumit.

“Kalau ke sinse lebih praktis. Bisa dirawat di rumah dan tidak perlu operasi, jadi saya merasa lebih nyaman,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Ia menambahkan, selain praktis, proses pengobatan di sinse juga dinilai lebih cepat dalam penanganan awal. Hal ini membuat sebagian masyarakat merasa lebih tenang, terutama bagi mereka yang khawatir dengan tindakan medis seperti pembedahan.

Namun, pilihan ini juga menuai beragam tanggapan dari kalangan tenaga kesehatan. Secara medis, penanganan patah tulang memerlukan diagnosis yang tepat melalui pemeriksaan seperti rontgen untuk memastikan kondisi tulang serta menentukan metode penanganan yang sesuai.

Tenaga medis mengingatkan bahwa tidak semua kasus patah tulang dapat ditangani secara tradisional. Kesalahan dalam penanganan berisiko menyebabkan tulang tidak menyatu dengan sempurna, bahkan bisa menimbulkan komplikasi jangka panjang.

Meski demikian, keberadaan sinse masih menjadi alternatif pengobatan yang dipercaya oleh sebagian masyarakat, terutama karena faktor budaya, pengalaman turun-temurun, serta biaya yang dianggap lebih terjangkau. Fenomena ini menunjukkan bahwa edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penanganan medis yang tepat tetap perlu ditingkatkan, tanpa mengabaikan kearifan lokal yang sudah berkembang di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....