Rewang: Tradisi Gotong Royong Tingkatkan Solidaritas Desa
- 31 Mar 2026 10:36 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID Bintan – Di berbagai daerah di Indonesia, tradisi rewang masih menjadi bagian penting dalam kegiatan sosial dan adat, terutama saat perayaan pernikahan, khitanan, atau acara keagamaan. Rewang adalah praktik gotong royong di mana keluarga, tetangga, dan kerabat membantu persiapan acara, mulai dari memasak, menata dekorasi, hingga membersihkan lokasi.
Menurut Budiman, salah seorang warga Desa Bintan Buyuh, Kabupaten Bintan, ia kerap mengikuti rewang di kampungnya. Kegiatan ini sudah menjadi bagian rutin yang ia lakukan bersama warga lainnya.
| Baca juga: Kearifan Lokal dalam Pelestarian Lingkungan |
“Rewang membuat pekerjaan berat jadi lebih ringan dan kita bisa bersilaturahmi dengan tetangga. Selain itu, kebersamaan ini mempererat hubungan antarwarga,” kata Budiman, Selasa 31 Maret 2026.
Tradisi ini tidak hanya memudahkan pekerjaan, tetapi juga memiliki nilai budaya tinggi. Beberapa daerah menyertakan doa atau ritual sebelum memasak atau membagikan makanan secara simbolis kepada masyarakat.
“Bagi kami, rewang bukan sekadar kerja fisik, tapi juga bagian dari budaya yang mengajarkan tolong-menolong dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Meski zaman modern membawa jasa katering dan teknologi, rewang tetap dilestarikan karena mengandung makna kebersamaan yang kuat. Dengan demikian, tradisi ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menumbuhkan solidaritas dan nilai kekeluargaan di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....