Anak-Anak Meriahkan Tradisi Halal Bihalal Lebaran

  • 26 Mar 2026 09:47 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Usai perayaan Idulfitri, tradisi halal bihalal selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan sosial. Di berbagai daerah di Indonesia, tradisi ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran.

Halal bihalal identik dengan kunjungan ke rumah keluarga dan kerabat, bersilaturahmi, serta makan bersama dalam suasana hangat. Setiap rumah yang dikunjungi biasanya disambut dengan canda tawa, hidangan khas Lebaran, dan jabat tangan sebagai simbol saling memaafkan.

Adapun yang membuat momen ini semakin meriah adalah keterlibatan anak-anak. Kehadiran mereka menambah keceriaan, sementara tawa dan cerita mereka menjadi “bumbu manis” yang membuat suasana halal bihalal semakin hidup.

Warga Tanjungpinang, Nora, mengatakan bahwa tradisi ini memiliki makna yang sangat mendalam. Halal bihalal menjadi kesempatan untuk membersihkan hati, mempererat tali silaturahmi, dan memperbaiki hubungan yang sempat renggang.

“Halal bihalal menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan mengunjungi keluarga dan kerabat. Anak-anak pun ikut merasakan kebahagiaan ini, belajar menghormati orang tua dan saudara,” kata Nora, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menambahkan, Momen ini juga diwarnai kebiasaan menikmati kue khas Lebaran, yang membuat suasana semakin meriah dan menyenangkan. Dengan kehangatan, tawa anak-anak, dan hidangan khas Lebaran, halal bihalal bukan sekadar tradisi, tapi juga momen penting untuk membangun kebersamaan yang hangat dan abadi.

“Kita diingatkan untuk saling memaafkan dan menjaga hubungan dengan tulus,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....