Dilaut Senayang, Harapan Dipertaruhkan Bersama Kail
- 06 Okt 2026 07:57 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Laut tidak pernah menjanjikan apa pun kepada manusia. Ia hanya menyediakan ruang untuk berharap, sementara hasilnya ditentukan oleh kesabaran, keberanian, dan keberuntungan yang datang tanpa pernah memberi kepastian.
Di Pelabuhan KPLP Senayang, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, puluhan peserta mengikuti Senayang Fishing Festival 2026. Kail dilempar ke laut, tetapi yang sesungguhnya sedang diuji bukan hanya kemampuan menangkap ikan, melainkan ketekunan manusia menghadapi sesuatu yang tidak bisa dikendalikan.
Peserta lomba memancing berkumpul bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, panitia, sponsor dan masyarakat. Menjadikan pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar, tetapi ruang pertemuan antara harapan, hiburan dan potensi ekonomi masyarakat pesisir.
Namun setiap keramaian selalu membutuhkan penjaga. Polsek Senayang menurunkan tiga personel, yakni Briptu Daniel Purba, Briptu Muhammad Dilan Osama dan Bripda Mohammad Ikbal Kepripanduan, untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Di tengah riuh festival, tugas kepolisian mungkin terlihat sederhana mengawasi, menjaga dan memastikan tidak terjadi gangguan. Tetapi keamanan sering kali baru terasa nilainya ketika ia tidak hadir; sebab ketertiban adalah sesuatu yang mudah dilupakan ketika berjalan baik, namun menjadi sangat mahal ketika runtuh.
Ketua Panitia Senayang Fishing Festival, Ikin Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada peserta, tamu undangan, masyarakat serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
"Kita berharap festival tidak berhenti sebagai perlombaan, melainkan menjadi ruang mempererat kebersamaan," kata Ikin, Senin, 5 Oktober 2026.
Harapan itu kemudian mendapat dorongan dari Anggota DPRD Kabupaten Lingga Ahmad Dulhak. Ia berharap Senayang Fishing Festival dapat digelar berkelanjutan dan dikembangkan menjadi salah satu agenda wisata Kabupaten Lingga.
"Yang mampu mendatangkan pengunjung dari luar daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Ahmad.
Senayang memiliki laut, masyarakat pesisir dan kehidupan yang sejak lama bergantung pada kekayaan perairan. Jika potensi itu hanya dipamerkan sesaat tanpa strategi berkelanjutan, festival hanya akan menjadi kilatan cahaya di tengah gelap terlihat indah, tetapi cepat hilang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....