Hujan Lebat, Warga Heran Kabut Asap Masih Bertahan

  • 29 Sep 2026 09:31 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Masyarakat Tanjungpinang dibuat heran dengan kondisi kabut yang muncul setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, Senin, 28 September 2026. Hujan yang turun cukup deras dalam waktu lama justru diikuti kemunculan kabut yang terlihat cukup tebal setelah hujan berhenti.

Kabut terlihat di sejumlah ruas jalan, terutama pada malam hari. Sorotan lampu kendaraan dan lampu penerangan jalan membuat kabut semakin jelas terlihat, sementara jarak pandang pengendara sedikit terganggu.

Warga Tanjungpinang, Indri, mengatakan kondisi tersebut cukup berbeda dari yang biasanya terjadi setelah hujan. Ia mengaku sempat heran karena kabut justru terlihat setelah hujan reda.

“Hujannya cukup lebat dan lama, tapi setelah berhenti malah muncul kabut. Jarak pandang juga sedikit terganggu,” ujar Indri.

Hal senada disampaikan Bambang, warga kawasan Ganet . Menurutnya, kabut cukup jelas terlihat pada malam hari ketika terkena sorotan lampu kendaraan maupun penerangan jalan.

“Malam ini kabutnya kelihatan jelas di lampu-lampu jalan. Pengendara sebaiknya lebih hati-hati karena pandangan jadi tidak sejernih biasanya,” katanya.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Rizqi Nur Fitriani, menjelaskan peningkatan curah hujan di Tanjungpinang dan Bintan tidak dapat menjadi indikator utama berkurangnya sebaran kabut asap. Kondisi kabut masih sangat bergantung pada sumber kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan serta arah pergerakan angin di sekitar Kepulauan Riau.

Kabut yang bertahan juga dipengaruhi kondisi inversi suhu. Kondisi tersebut menyebabkan udara dingin terperangkap di lapisan bawah sehingga pergerakan vertikal atmosfer terhambat. Akibatnya, polutan seperti PM2.5 dapat tertahan di dekat permukaan.

“Ketika kecepatan angin melemah, potensi terjadinya inversi suhu dapat meningkat sehingga polutan lebih mudah terakumulasi di wilayah permukaan,” jelas Rizqi, Selasa, 29 September 2026.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak asap dari kebakaran hutan dan lahan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta memperhatikan perubahan cuaca dan kondisi jarak pandang, khususnya saat beraktivitas di wilayah perairan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....