BMKG: Hujan Belum Kurangi Sebaran Kabut Asap di Bintan
- 29 Sep 2026 09:27 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Turunnya hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan belum dapat menjadi indikator utama berkurangnya sebaran kabut asap di Pulau Bintan. Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Rizqi Nur Fitriani, mengatakan kondisi kabut asap masih dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan, serta arah pergerakan angin di sekitar Kepulauan Riau.
Kondisi sebaran asap dari Kalimantan di wilayah Kepri juga sebelumnya terdeteksi melalui citra satelit BMKG. “Peningkatan curah hujan khususnya di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tidak dapat menjadi indikator utama pengurangan sebaran kabut asap di wilayah Pulau Bintan,” ujar Rizqi Kepada RRI, Senin Malam, 28 September 2026.
Ia menjelaskan, kabut yang masih bertahan juga dipengaruhi kondisi inversi suhu. Kondisi tersebut membuat udara dingin terperangkap di lapisan bawah sehingga pergerakan vertikal atmosfer terhambat dan polutan seperti PM2.5 dapat tertahan di dekat permukaan.
Rizqi menambahkan, kabut yang bertahan hingga malam hari juga berkaitan dengan melemahnya kecepatan angin. Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi inversi suhu sehingga polutan lebih mudah terakumulasi di dekat permukaan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi asap dampak kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan yang dapat mengganggu jarak pandang serta menurunkan kualitas udara. Selain itu, tetap memperhatikan perubahan cuaca yang dapat terjadi dengan cepat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....