Desa Terpencil di Italia Jual Rumah Seharga Rp15 Ribu demi Cegah Kepunahan

  • 22 Sep 2026 12:38 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Fenomena tak biasa terjadi di sejumlah desa terpencil di Italia, seperti Sambuca di Sisilia dan Ollolai di Sardinia. Pemerintah daerah setempat meluncurkan skema penjualan rumah tua dengan harga yang sangat tidak masuk akal, yakni hanya senilai 1 Euro atau sekitar Rp15.000 - Rp17.000.

Program ini dilatarbelakangi oleh krisis depopulasi hebat yang melanda wilayah perdesaan Italia selama beberapa dekade terakhir. Dilaporkan oleh CNN Travel, sebagian besar generasi muda memilih pindah ke kota-kota besar untuk mencari pekerjaan, meninggalkan rumah-rumah bersejarah milik keluarga mereka hingga terbengkalai dan rusak dimakan waktu.

Meski harganya terkesan sangat murah, para pembeli diwajibkan memenuhi sejumlah kriteria dan komitmen tertulis. Mengutip laporan The Guardian, syarat utamanya adalah pembeli wajib menyerahkan deposit jaminan dan berkomitmen untuk merenovasi rumah tersebut dalam jangka waktu satu hingga tiga tahun sejak pembelian.

Biaya renovasi itu sendiri ditaksir mencapai ribuan hingga puluhan ribu Euro, tergantung pada tingkat kerusakan bangunan. Namun, skema ini tetap dinilai sangat menguntungkan bagi pencari properti yang mendambakan hunian bersejarah di Eropa dengan modal awal yang minim.

Pendekatan kreatif ini terbukti membuahkan hasil manis bagi perekonomian lokal. Data yang dipublikasikan oleh Bloomberg menunjukkan program rumah 1 Euro berhasil menarik ratusan pembeli internasional dari berbagai belakangan negara, mulai dari Amerika Serikat, Inggris, hingga wilayah Asia.

Kedatangan para penghuni baru ini sukses menghidupkan kembali bisnis lokal yang sempat mati suri, seperti jasa konstruksi, restoran, dan toko kelontong. Selain merestorasi fisik bangunan, keberadaan warga baru juga mengembalikan dinamika sosial dan denyut kehidupan di desa-desa yang tadinya hampir punah.

Inisiatif unik yang berawal dari krisis wilayah ini kini justru diadopsi oleh lusinan kotamadya lain di seluruh Italia. Strategi ini membuktikan bahwa pemanfaatan aset terbengkalai secara inovatif mampu menjadi kunci pemulihan ekonomi dan kelestarian kawasan bersejarah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....