Kemarau Bukan Hanya Soal Panas, Debu juga Jadi Persoalan
- 16 Sep 2026 23:35 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Musim kemarau identik dengan cuaca panas, langit cerah, dan berkurangnya curah hujan. Namun, kondisi tanah yang semakin kering juga dapat membuat debu lebih mudah beterbangan dan menjadi persoalan bagi lingkungan maupun aktivitas masyarakat.
Debu biasanya berasal dari permukaan tanah, jalan yang kering, maupun material yang terbawa angin dan kendaraan. Ketika tidak ada hujan untuk membasahi permukaan, partikel-partikel tersebut lebih mudah terangkat ke udara, terutama pada kawasan yang banyak memiliki tanah terbuka.
Mengutip dari https://greenchem.co.id/id/news/produk-permasalahan-debu-di-musim-kemarau, salah satu sumber yang banyak menghasilkan debu yaitu jalanan angkut tambang. Kepulan debu berasal dari jalanan yang dilintasi oleh kendaraan-kendaraan besar tambang yang berlalu lalang. Beragam faktor menentukan banyaknya debu ini. Aktivitas tambang yang ramai jelas akan menghasilkan debu yang lebih banyak.
Keberadaan debu yang berlebihan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas. Debu juga dapat menempel pada rumah, kendaraan, perabotan, serta berbagai fasilitas umum sehingga lingkungan menjadi lebih cepat kotor.
Kondisi jalan yang berdebu juga perlu menjadi perhatian, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Debu yang beterbangan dapat mengurangi kenyamanan dan jarak pandang, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati ketika melintas di kawasan yang kering dan berdebu.
Menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi dampak debu selama musim kemarau. Penyiraman area berdebu secara berkala, menjaga tutupan tanah dengan tanaman, serta menghindari pembakaran sampah dapat membantu menjaga kondisi lingkungan tetap lebih baik.
Masyarakat juga dapat berperan dengan menjaga halaman dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi sumber debu. Kesadaran bersama diperlukan, terutama di kawasan permukiman dan ruas jalan yang memiliki banyak permukaan tanah terbuka.
Kemarau bukan hanya persoalan suhu yang terasa lebih panas, tetapi juga kondisi lingkungan yang lebih kering dan mudah berdebu. Dengan kepedulian, kebersihan, serta kebiasaan menjaga lingkungan, masyarakat dapat menghadapi musim kemarau dengan lebih nyaman dan tetap menjaga kualitas lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....