Bela Negara tak harus Angkat Senjata, Bijak Bermedia jadi Perannya

  • 14 Sep 2026 21:09 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Bela negara sering kali dipahami sebagai bentuk pengabdian melalui pertahanan dan keamanan negara, namun di era digital maknanya semakin luas. Setiap orang dapat mengambil bagian dalam bela negara melalui tindakan sederhana, termasuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Ruang digital kini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari memperoleh informasi hingga berkomunikasi dan menyampaikan pendapat. Karena itu, perilaku pengguna internet turut menentukan kualitas ruang publik dan dapat memberikan pengaruh terhadap persatuan serta kehidupan sosial masyarakat.

Melansir dari kompasiana.com, bela negara juga bisa diwujudkan melalui literasi digital. Di tengah banyaknya hoaks dan ujaran kebencian, kemampuan generasi muda untuk memilah informasi, bersikap kritis, serta tidak ikut menyebarkan konten negatif menjadi bentuk kontribusi penting. Menjaga ruang digital tetap sehat dan aman merupakan bagian dari mempertahankan keutuhan sosial bangsa.

Salah satu bentuk bela negara di dunia digital adalah tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kebiasaan membaca secara utuh, memeriksa sumber, dan memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya dapat membantu mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan.

Bela negara juga dapat diwujudkan dengan menjaga etika ketika berinteraksi di media sosial. Menghindari ujaran kebencian, penghinaan, fitnah, serta provokasi merupakan langkah sederhana untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan tetap menghargai perbedaan.

Selain menjadi konsumen informasi yang cerdas, masyarakat juga dapat berkontribusi dengan menghasilkan konten yang positif dan bermanfaat. Informasi mengenai budaya, pendidikan, lingkungan, prestasi masyarakat, serta berbagai potensi daerah dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan memperkuat identitas Indonesia di ruang digital.

Generasi muda memiliki peran penting karena aktivitas mereka sangat dekat dengan teknologi dan media sosial. Dengan kemampuan literasi digital yang baik, generasi muda dapat menjadi pengguna teknologi yang produktif sekaligus turut menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi.

Pada akhirnya, bela negara tidak selalu diwujudkan dengan mengangkat senjata atau berada di garis depan pertahanan. Di era digital, menjaga kebenaran informasi, menghormati sesama, menolak provokasi, dan menggunakan teknologi untuk hal positif merupakan bentuk nyata kontribusi setiap warga negara bagi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....