Riska Pimpin IPK Kepri, Perkuat Layanan Kesehatan Mental
- 25 Agt 2026 14:03 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Riska Nova Pratiwi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dipercaya memimpin Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) Wilayah Kepulauan Riau periode 2026-2030. Pemilihan tersebut di lakukan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kepada RRI , Riska Nova Pratiwi, mengatakan kepengurusan baru akan melanjutkan berbagai kerja sama yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya . Seperti Kersamama dengan pemerintah, fasilitas kesehatan, perguruan tinggi, maupun organisasi profesi lainnya.
“Kami berkomitmen untuk melanjutkan hubungan kerja sama yang sudah terjalin dengan berbagai instansi dan lembaga pemerintahan. Kami juga akan melakukan advokasi untuk mendukung ketersediaan tenaga psikolog klinis di seluruh FKTP, puskesmas, dan RSUD se-Kepulauan Riau,” ujarnya Senin, 24 Agustus 2026.
Keberadaan psikolog klinis di fasilitas pelayanan kesehatan sangat penting agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan mental yang lebih mudah dijangkau. Karena itu, IPK Kepri akan terus memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan para pemangku kepentingan.
Selain memperjuangkan ketersediaan tenaga psikolog klinis, Riska menyebut peningkatan kompetensi para psikolog klinis juga menjadi perhatian kepengurusan periode 2026-2030.
“Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga psikolog klinis di Kepulauan Riau, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan,” ucapnya .
Selama periode sebelumnya, IPK Indonesia Wilayah Kepulauan Riau telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan penanganan dan penguatan kesehatan mental masyarakat. Di antaranya memberikan therapeutic session dan Psychological First Aid atau PFA bagi penyintas bencana longsor di Serasan, Kabupaten Natuna.
IPK Kepri juga melaksanakan therapeutic session bagi tenaga pengajar dan murid SDN 24 Rempang Cate, Kota Batam, untuk membantu stabilisasi kondisi psikologis guru dan siswa di tengah situasi krisis dan dinamika sosial masyarakat Rempang.
Selain itu, IPK Kepri aktif berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah, termasuk UPTD PPA, dalam memberikan perspektif klinis untuk penanganan korban kekerasan serta penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak. IPK Kepri juga terlibat dalam rencana aksi daerah dan skema rujukan cepat bagi korban kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan berbasis gender bersama Dinas DP3AP2KB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....