Mandi Safar di Replika Istana Damnah Rawat Tradisi Melayu
- 13 Agt 2026 15:50 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Tradisi Mandi Safar kembali digelar di halaman Replika Istana Damnah, Daik Lingga. Kegiatan tersebut menjadi momentum masyarakat merawat warisan budaya.
Kepala KUA Kecamatan Lingga, Muhammad Amin, mengatakan tradisi yang digagas Pemerintah Kecamatan Lingga bersama LAM Kecamatan Lingga tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
"Mandi Safar tidak hanya dipandang sebagai kegiatan budaya, tetapi juga menjadi ruang memperkuat nilai sosial dan spiritual masyarakat," kata Amin, Rabu, 12 Agustus 2026.
Di Daik, Mandi Safar dikenal sebagai tradisi yang berkaitan dengan doa memohon keselamatan dan perlindungan dari berbagai marabahaya. Tradisi ini disebut telah berkembang sejak masa Kesultanan Riau-Lingga.
"Khususnya pada masa pemerintahan Sultan Abdurrahman Muazamsyah pada 1883–1911," ujarnya.
Seiring perubahan zaman, tradisi tersebut terus dirawat dengan pemaknaan yang tetap berakar pada nilai lama. Mandi Safar menjadi momentum untuk mengingat keterbatasan manusia.
"Sekaligus memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT," tuturnya.
Prosesi mandi juga dimaknai secara simbolis sebagai momentum membersihkan diri, memperbanyak doa dan memohon ampun. Tradisi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat melakukan refleksi untuk memperbaiki kehidupan.
Amin menilai keterlibatan KUA dalam kegiatan budaya masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, KUA tidak hanya hadir dalam urusan administrasi keagamaan, tetapi juga perlu berada di tengah kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
"Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi terus diwariskan dengan menyesuaikan konteks kehidupan masyarakat saat ini," katanya.
Replika Istana Damnah menjadi latar yang memperkuat makna kegiatan tersebut. Di lokasi yang mengingatkan masyarakat pada sejarah Kesultanan Lingga-Riau itu, generasi hari ini kembali berkumpul untuk merawat tradisi sekaligus menjaga ingatan sejarah masyarakat Melayu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....