Mengenal Tradisi Lebaran Anak Yatim yang Populer di Indonesia
- 25 Jun 2026 17:06 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Tanggal 25 Juni 2026 bertepatan dengan 10 Muharram, masyarakat Indonesia mengenal istilah "Lebaran Anak Yatim". Pada momen tersebut, berbagai kegiatan santunan, pemberian bingkisan, hingga makan bersama anak yatim kerap digelar oleh masjid, lembaga sosial, maupun komunitas masyarakat.
Meski telah lama dikenal, banyak masyarakat yang masih bertanya mengenai asal-usul istilah tersebut dan apakah memiliki dasar khusus dalam ajaran Islam.
Dikutip dari website BAZNAS.go.id, secara historis, istilah "Lebaran Anak Yatim" bukanlah istilah yang berasal dari Al-Qur'an maupun hadis. Sebutan tersebut berkembang sebagai tradisi masyarakat Indonesia yang menjadikan Hari Asyura sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.
Tradisi ini umumnya diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial seperti pemberian santunan, bantuan kebutuhan sekolah, pakaian, hingga acara kebersamaan yang bertujuan membahagiakan anak-anak yatim.
Masyarakat pun diimbau untuk memaknai momentum ini sebagai pengingat pentingnya berbagi dan memperhatikan kehidupan anak yatim. Sebab, kepedulian terhadap mereka tidak hanya dilakukan pada Hari Asyura, tetapi juga menjadi tanggung jawab sosial yang perlu dijaga sepanjang waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....