Bandrek, Minuman Tradisional Penghangat Tubuh yang Kaya Manfaat
- 14 Mei 2026 13:25 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang — Bandrek menjadi salah satu minuman tradisional khas Indonesia yang masih populer di tengah masyarakat, terutama saat cuaca dingin dan musim hujan. Minuman berbahan dasar jahe ini dikenal mampu memberikan sensasi hangat pada tubuh sekaligus memiliki cita rasa khas dari perpaduan rempah-rempah alami.
Bandrek umumnya dibuat dari campuran jahe, gula aren, serai, kayu manis, dan cengkeh. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan aroma harum dan rasa hangat yang banyak digemari berbagai kalangan. Dilansir dari ALODOKTER, jahe yang menjadi bahan utama bandrek mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang dapat membantu memberikan efek hangat pada tubuh. Kandungan tersebut juga dipercaya mampu meningkatkan aliran darah dan memberikan rasa nyaman ketika udara dingin.
Selain menghangatkan tubuh, bandrek juga dipercaya membantu meredakan keluhan ringan yang sering dikaitkan dengan masuk angin, seperti perut kembung, badan pegal, dan tenggorokan yang terasa kurang nyaman. Khasiat tersebut berasal dari kandungan jahe dan serai yang memiliki sifat karminatif atau membantu mengurangi gas berlebih pada saluran pencernaan.
Tidak hanya itu, rempah-rempah dalam bandrek seperti kayu manis dan cengkeh juga mengandung antioksidan alami yang berpotensi membantu menjaga daya tahan tubuh. Jahe sendiri sejak lama dikenal sebagai bahan tradisional yang digunakan untuk membantu meredakan mual ringan dan membuat tubuh terasa lebih segar.
Bandrek juga kerap dikonsumsi untuk membantu relaksasi. Aroma rempah yang khas dipercaya mampu memberikan efek menenangkan bagi tubuh dan pikiran setelah beraktivitas.
Meski memiliki berbagai manfaat, konsumsi bandrek tetap dianjurkan secara wajar. Penggunaan bahan alami tanpa tambahan pemanis berlebihan dinilai lebih baik untuk menjaga kesehatan. Bandrek juga tidak disarankan dijadikan pengganti pengobatan medis utama.
Bagi ibu hamil, ibu menyusui, maupun penderita penyakit tertentu seperti maag, GERD, dan diabetes, konsumsi bandrek sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada tenaga medis. Sebagai warisan kuliner nusantara, bandrek tidak hanya menawarkan kehangatan, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan tradisi Indonesia yang tetap lestari hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....