Sering Kretek Jari, Aman atau Bahaya?
- 11 Mei 2026 08:51 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kebiasaan membunyikan jari atau kretek sering dianggap dapat menyebabkan radang sendi oleh masyarakat luas hingga sekarang. Anggapan ini terus berkembang meski berbagai penelitian ilmiah telah dilakukan untuk menguji kebenaran klaim tersebut secara objektif.
Salah satu penelitian terkenal dilakukan oleh Dr Donald Unger, melalui publikasi dalam jurnal Arthritis and Rheumatism tahun 1998. Ia membunyikan jari tangan kiri selama lebih dari lima puluh tahun, sementara tangan kanan dibiarkan tanpa perlakuan sebagai pembanding.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan tidak ditemukan perbedaan kondisi sendi antara kedua tangan setelah puluhan tahun pengamatan dilakukan. Temuan ini menjadi bukti awal bahwa kebiasaan kretek jari tidak selalu berbahaya bagi kesehatan sendi manusia.
Studi lain seperti penelitian Swezey dalam Western Journal of Medicine tahun 1975 juga meneliti hubungan kebiasaan ini. Hasilnya menunjukkan tidak ada korelasi antara kebiasaan membunyikan jari dengan perubahan degeneratif pada sendi jari manusia.
Penelitian epidemiologi modern turut memperkuat temuan tersebut dengan membandingkan kelompok yang sering dan jarang membunyikan jari. Hasilnya menunjukkan tingkat arthritis pada kedua kelompok relatif sama tanpa perbedaan signifikan secara statistik.
Penjelasan ilmiah menyebut bunyi krek berasal dari gelembung gas dalam cairan sinovial akibat perubahan tekanan sendi. Fenomena ini dikenal sebagai cavitation dan tidak melibatkan gesekan langsung antar tulang dalam struktur sendi manusia.
Meski demikian, beberapa penelitian menemukan kebiasaan ini dapat berkaitan dengan penurunan kekuatan genggaman dan pembengkakan ringan. Namun, efek tersebut belum terbukti sebagai penyebab utama gangguan sendi serius seperti osteoarthritis pada manusia.
Dengan demikian, kebiasaan kretek jari tidak terbukti secara langsung menyebabkan radang sendi seperti yang banyak dipercaya masyarakat. Namun, menjaga kesehatan sendi tetap penting agar fungsi tubuh berjalan optimal dalam aktivitas sehari-hari tanpa gangguan berarti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....