Warga Tanjungpinang Minta Peringatan Bahaya Buaya Muara
- 22 Apr 2026 22:05 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang — Warga dan nelayan di kawasan Kampung Kolam, KM 8, Kota Tanjungpinang, belum lama ini dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya muara berukuran besar. Penangkapan predator air dengan panjang mencapai 4,1 meter tersebut sontak menjadi pusat perhatian dan bahan pembicaraan hangat di kalangan penduduk sekitar.
Kemunculan Buaya muara tersebut menciptakan suasana mencekam bagi mereka yang sering beraktivitas di dekat muara. Kehadiran predator ini dinilai sebagai ancaman bagi keselamatan jiwa penduduk yang menggantungkan hidupnya di perairan tersebut.
Menanggapi hal tersebut seorang warga Tanjungpinang, Abdul Kadir, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai bahwa penangkapan satu ekor buaya belum tentu menyelesaikan masalah secara permanen, mengingat sebelumnya juga pernah ditemukan buaya di wilayah lain di Tanjungpinang. Oleh karena itu, diperlukan langkah preventif yang lebih sistematis dari pihak terkait.
Abdul Kadir mengusulkan agar pemerintah atau instansi berwenang memasang rambu peringatan atau tanda waspada buaya di sejumlah titik rawan. Pemasangan papan informasi ini dinilai sangat krusial sebagai bentuk edukasi visual bagi masyarakat maupun pendatang.
“Dengan adanya tanda peringatan yang jelas, masyarakat diharapkan bisa lebih mawas diri dan tidak sembarangan beraktivitas di area yang berisiko tinggi,” katanya, Rabu, 22 April 2026.
Langkah mitigasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan kolektif serta mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar di masa depan. Selain pemasangan rambu, koordinasi yang berkelanjutan antara warga dan pihak konservasi juga menjadi kunci utama agar ruang hidup masyarakat tetap aman tanpa harus merusak keseimbangan ekosistem di perairan Tanjungpinang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....