Pengendara Mabuk Ancam Keselamatan Pengguna Jalan Lainnya
- 20 Apr 2026 09:30 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pengendara yang berada dalam pengaruh alkohol masih menjadi ancaman serius di jalan raya. Kondisi tidak sadar penuh saat mengemudi kerap memicu kecelakaan yang merugikan banyak pihak, baik pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Alkohol diketahui dapat menurunkan konsentrasi dan memperlambat reaksi tubuh. Dalam situasi berkendara, kemampuan mengambil keputusan dengan cepat sangat dibutuhkan. Namun, ketika seseorang mengemudi dalam keadaan mabuk, respons terhadap kondisi darurat menjadi tidak optimal.
Mengutip dari https://www.mediajustitia.com/berita/mabuk-alkohol-saat-berkendara-pelanggaran-serius-yang-mengancam-keselamatan-publik/, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan secara tegas melarang setiap orang mengemudikan kendaraan bermotor dalam kondisi yang mengganggu konsentrasi. Mabuk alkohol secara ilmiah terbukti menurunkan refleks, memperlambat respon, dan merusak kemampuan mengambil keputusan.
Selain itu, pengaruh alkohol juga mengganggu koordinasi dan keseimbangan. Hal ini membuat pengendara sulit mengendalikan kendaraan secara stabil, terutama saat harus bermanuver di jalan yang padat atau dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Tidak hanya berdampak pada kemampuan fisik, alkohol juga memengaruhi kondisi emosional. Pengendara cenderung menjadi lebih berani mengambil risiko, seperti melaju dengan kecepatan tinggi atau mengabaikan rambu lalu lintas, yang pada akhirnya meningkatkan potensi kecelakaan.
Berbagai upaya terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk menekan angka kecelakaan akibat pengemudi mabuk, mulai dari penegakan hukum hingga sosialisasi kepada masyarakat. Namun, kesadaran individu tetap menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya insiden di jalan.
Dengan tidak mengemudi setelah mengonsumsi alkohol, setiap orang turut berperan dalam menjaga keselamatan bersama. Jalan raya yang aman bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....