Tahukah Anda Pencetus Kode Pos di Indonesia?
- 16 Apr 2026 11:47 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kode pos kini sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam pengiriman surat dan paket. Dengan adanya kode pos, proses penyortiran kiriman menjadi lebih mudah, sehingga distribusi bisa berlangsung lebih cepat dan efisien.
Kalau dilihat ke belakang, sistem kode pos pertama kali diperkenalkan oleh Jerman pada tahun 1941. Kemudian disusul oleh Inggris pada tahun 1959, dan Amerika Serikat pada tahun 1963. Hingga kini, ratusan negara anggota Universal Postal Union telah memiliki sistem kode pos masing-masing.
Di lansir dari Pos Indonesia.id, di Indonesia sendiri, kode pos mulai diterapkan pada era 1980-an dengan sistem lima digit, mengikuti standar internasional. Setiap angka dalam kode pos memiliki arti tersendiri, mulai dari wilayah provinsi hingga area distribusi yang lebih spesifik.
Pencetus kode pos di Indonesia adalah Marsoedi. Beliau yang saat itu menjabat sebagai Presiden dan Direktur Perum Pos dan Giro melihat perlunya sistem khusus untuk mengatasi banyaknya surat yang harus disortir setiap hari.
Dari situlah muncul ide penomoran wilayah yang kita kenal sebagai kode pos. Awalnya, sistem ini digunakan secara internal sejak 27 September 1982, sebelum akhirnya diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat pada 27 September 1983.
Sejak saat itu, kode pos terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam layanan pengiriman di Indonesia. Bahkan saat ini, fungsinya tidak hanya untuk surat dan paket, tetapi juga digunakan dalam berbagai layanan seperti administrasi, perbankan, hingga transaksi digital.
Jadi, bisa dibilang, kode pos bukan sekadar angka, tapi juga identitas wilayah yang memudahkan berbagai aktivitas kita di era modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....