Perbedaan Nutrisi Buah Segar vs Sayur yang Dimasak
- 30 Mar 2026 08:35 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Buah-buahan segar dan sayuran adalah sumber nutrisi yang penting bagi tubuh, tetapi cara mengonsumsinya dapat memengaruhi nilai gizinya. Buah biasanya dimakan dalam keadaan segar tanpa melalui pemanasan, sehingga banyak vitamin, mineral, dan enzim alaminya tetap terpelihara. Sebaliknya, sayuran sering kali dimasak sebelum dimakan, baik dengan direbus, dikukus, maupun ditumis, yang dapat mempengaruhi komposisi nutrisinya.
Dilansir dari halodoc.com, buah segar terkenal kaya akan vitamin yang rentan terhadap panas, seperti, vitamin C serta beberapa jenis vitamin B. Karena tidak mengalami proses pemanasan, kandungan nutrisi tersebut tetap terjaga dan mudah diserap oleh tubuh.
Di samping itu, buah mengandung antioksidan dan air dalam jumlah besar yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Sebaliknya, memasak sayuran tidak selalu mengurangi khasiatnya.
Beberapa tipe sayuran malah lebih gampang dicerna dan nutrisinya lebih terjangkau setelah dimasak. Contohnya, pemanasan dapat membantu mengeluarkan senyawa-senyawa tertentu seperti likopen dari tomat atau beta-karoten dari wortel. Akan tetapi, cara memasak yang terlalu lama atau dengan suhu tinggi bisa menurunkan kandungan vitamin yang larut dalam air.
Oleh karena itu, baik buah segar maupun sayuran yang dimasak memiliki keunggulan tersendiri terkait nutrisi. Metode terbaik untuk meraih manfaat maksimal adalah dengan menggabungkan konsumsi buah segar dan sayuran yang dimasak menggunakan teknik yang benar, seperti mengukus atau menumis dengan cepat. Pola makan yang seimbang akan mendukung tubuh untuk mendapatkan berbagai nutrisi penting dengan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....