Musim Kemarau 2026 di Kepri Diprediksi Lebih Awal
- 18 Mar 2026 20:08 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun 2026 di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) akan datang lebih awal dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Rizqi Nur Fitriani, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, musim kemarau tahun ini memiliki karakteristik lebih cepat, lebih panjang, serta curah hujan di bawah normal.
“Potensi El Nino ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih lama,” kata Rizqi, Rabu, 18 Maret 2026.
Lebih lanjut, Rizqi menyampaikan bahwa wilayah Kepri memiliki pola musim yang berbeda-beda. Wilayah Bintan dan Lingga yang termasuk zona ekuatorial satu umumnya mengalami musim hujan hampir sepanjang tahun.
Sementara itu, wilayah zona ekuatorial dua, seperti, Karimun, Batam bagian barat, dan Rempang telah memasuki musim kemarau sejak awal Januari 2026. Adapun wilayah zona ekuatorial empat, seperti, Batam bagian timur, Natuna, Anambas, dan Tambelan diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada periode Mei hingga Juli 2026.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan. Meski demikian, peluang hujan dengan intensitas ringan masih dapat terjadi di beberapa wilayah, sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi dampak musim kemarau yang lebih panjang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kekeringan dan terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....