THR Bukan Sekadar Belanja, tapi Atur Keuangan
- 06 Mar 2026 23:25 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Seorang aparatur sipil negara (ASN) di instansi pemerintah pusat yang bertugas di Tanjungpinang, Tari, mengaku memanfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR) sebagai momentum untuk menata kembali kondisi keuangan menjelang Lebaran. Menurutnya, THR tidak seharusnya langsung dihabiskan untuk berbagai kebutuhan Lebaran tanpa perencanaan yang jelas.
“Biasanya begitu THR cair, langsung belanja ini itu. Sekarang saya mencoba lebih tertib. Jadi sebelum dipakai, sudah saya buat rencana pengeluarannya,” kata Tari, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan, langkah pertama yang dilakukan adalah memisahkan dana untuk kewajiban utama seperti, zakat serta berbagi dengan keluarga. Setelah itu, barulah ia mengalokasikan dana untuk kebutuhan Lebaran dan keperluan pribadi.
Menurut Tari, kebiasaan menghabiskan THR secara spontan sering membuat seseorang tidak menyadari bahwa uang tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain setelah Lebaran. “Kalau tidak diatur dari awal, biasanya cepat sekali habis. Padahal, jumlahnya lumayan besar,” ujarnya.
Ia juga menerapkan disiplin sederhana dalam mengelola THR, salah satunya dengan langsung menyisihkan sebagian dana ke rekening tabungan sebelum digunakan untuk kebutuhan lainnya. Tari berharap masyarakat, khususnya para pekerja, dapat memandang THR sebagai bagian dari perencanaan keuangan tahunan, bukan sekadar dana tambahan yang langsung habis selama masa libur Lebaran.
“Yang penting kita tahu batas kemampuan kita sendiri. Lebaran memang momen berbagi, tapi tetap harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....