Hujan Deras Akhiri Kemarau Panjang Dabo Singkep
- 18 Feb 2026 11:11 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Setelah berbulan-bulan dilanda kemarau, tanah di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, akhirnya diguyur hujan deras. Sejak malam hingga siang hari, air turun membasahi tanah yang lama mengering.
Aroma tanah basah langsung terasa di berbagai sudut kota. Warga menyambut hujan ini dengan rasa syukur dan harapan baru.
Sebelumnya, kemarau panjang membuat sumur-sumur warga mengering. Debit air menyusut drastis dan kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius.
Doni, warga Dabo, mengaku lega saat hujan turun tanpa henti. Ia langsung menyiapkan berbagai wadah untuk menampung air hujan.
"Karena selama kemarau kami hanya mengandalkan sumur pribadi yang kini kering. Untuk memasak, kami terpaksa mengambil air dari perigi umum yang digunakan bersama," kata Doni, Rabu 18 Februari 2026.
Air hujan yang ditampung akan digunakan untuk mandi dan mencuci. Terlebih, kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang Ramadan.
Hal serupa dirasakan Madi, petani sayuran yang menggantungkan hidup pada curah hujan. Selama kemarau, banyak tanamannya layu bahkan mati karena kekurangan air.
"Kami berharap hujan ini menjadi tanda berakhirnya musim kemarau. Dengan tanah kembali basah, kami bisa mulai menanam agar panen tersedia menjelang Idul Fitri," ujar Madi.
Hujan yang turun juga diharapkan meredakan ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Lingga. Tanah yang lembap diyakini mampu menekan risiko karhutla yang sebelumnya sempat terjadi.
Di bawah langit yang mulai cerah, warga Dabo Singkep menatap hari dengan optimisme. Hujan kali ini bukan sekadar air, tetapi tanda kehidupan kembali mengalir di tanah Lingga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....