Mom-Brain: Fenomena Kelelahan Otak pada Ibu Baru

  • 01 Des 2025 16:02 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Istilah mom-brain sering digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana ibu merasa lebih pelupa, sulit fokus, atau kewalahan setelah melahirkan. Meski terdengar ringan, fenomena ini sebenarnya berkaitan dengan perubahan besar yang dialami tubuh dan pikiran ibu.

Seorang dokter dr. Jennifer Christy dalam akun TikTok pribadinya @dok.jenni mengatakan dalam penelitian terbaru ditemukan bahwa selama kehamilan ukuran otak ibu yang bertugas memproses informasi jadi mengecil. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon, kurang tidur, serta tanggung jawab baru yang dapat mempengaruhi cara kerja otak.

Mom-brain biasanya muncul ketika ibu sedang menyesuaikan diri dengan rutinitas baru yang membuat otak bekerja tanpa henti. Tidak heran jika ibu sering lupa hal-hal kecil, seperti menaruh kunci atau lupa jadwal tertentu.

Kondisi ini bukan tanda kelemahan, melainkan adaptasi alami tubuh. “Meski demikian, fenomena mom-brain ini tidak permanen, biasanya akan berlangsung sampai dua tahun,” kata dr. Jennifer.

Menariknya, beberapa penelitian menemukan bahwa meski ibu tampak lebih pelupa, bagian otak yang terkait empati dan ikatan sosial justru menjadi lebih aktif. Ini membantu ibu lebih peka terhadap kebutuhan bayi, menangisnya, atau perubahan kecil dalam perilaku mereka.

Ibu dapat mengurangi efek mom-brain dengan membuat rutinitas yang lebih teratur, tidur cukup ketika memungkinkan, dan membuat jurnal catatan atau pengingat digital. Selain itu dukungan pasangan dan keluarga juga sangat penting agar ibu tidak merasa kelelahan, sehingga ibu juga dapat memiliki ruang untuk istirahat dan menenangkan pikiran dari rutinitas baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....