Game Anak Jadi Pemicu Gerbang Judi Online

  • 18 Jul 2025 10:59 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Fitur loot box dan gacha dalam game anak-anak terbukti memiliki efek psikologis serupa dengan judi. Studi internasional menegaskan bahwa kebiasaan ini berpotensi memicu kecanduan dan membawa anak ke jerat perjudian digital.

Di balik keseruan permainan digital anak-anak, seperti, Genshin Impact, Mobile Legends, atau PUBG Mobile, terselip sebuah ancaman tak kasat mata, yaitu fitur loot box dan gacha. Fitur ini memungkinkan pemain, termasuk anak-anak, membeli item secara acak dengan harapan mendapatkan hadiah langka.

Loot box atau gacha pada dasarnya bekerja dengan sistem chance-based rewards, dengan cara pemain membayar (pakai uang asli) untuk mendapat hadiah acak. Fenomena ini meniru mekanisme taruhan yang menimbulkan sensasi nyaris menang dan mendorong perilaku chasing, atau terus mencoba meski sudah gagal.

Penelitian gabungan dari Flinders University (Australia), Nottingham Trent University (UK), dan Universitas di Hungaria, menemukan bahwa remaja yang terbiasa membeli loot box menunjukkan gejala kecanduan dan gangguan mental, seperti, kecemasan dan impulsivitas. Dalam jurnal mereka (2024), disebutkan bahwa efek sistem gacha memiliki struktur psikologis identik dengan mesin judi yang ditemukan di kasino.

Jika tidak dikendalikan sejak dini, fitur, seperti loot box bisa menjadi akar dari generasi judi online berikutnya. Saatnya semua bersuara dan bertindak agar dunia game tetap jadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....