Aktivitas Sensorik dan Motorik Dukung Perkembangan Anak

  • 27 Mei 2025 08:40 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Pakar tumbuh kembang anak menekankan pentingnya memberikan stimulasi melalui aktivitas sensorik dan motorik sejak dini. Aktivitas ini terbukti berperan besar dalam membantu anak mengenal dunia sekitarnya dan membangun koneksi otak yang kuat.

Melansir dari situs paudpedia.kemendikbud.go.id, semakin beragam pengalaman sensorik yang diterima, semakin baik pula perkembangan kognitif dan fisik anak. Aktivitas sensorik melibatkan pancaindra anak, seperti meraba tekstur, mencium aroma, mendengar suara, dan melihat warna.

Sementara aktivitas motorik melatih kemampuan gerak kasar dan halus, seperti merangkak, memegang benda, atau berjalan. Kombinasi keduanya sangat penting dalam membangun keterampilan dasar seperti keseimbangan, koordinasi tangan-mata, dan kemampuan memecahkan masalah.

Stimulasi motorik dan sensorik tidak harus menggunakan alat mahal, orang tua bisa menggunakan benda-benda sederhana di rumah seperti pasir, air, tepung, atau kancing besar. Hal ini justru membuat anak lebih kreatif dan mampu belajar dari lingkungannya.

Selain mendukung aspek fisik dan kognitif, aktivitas ini juga membantu anak mengelola emosi. Ketika anak memegang benda dengan berbagai tekstur atau bergerak bebas di luar rumah, ia belajar menenangkan diri, menyalurkan rasa ingin tahu, dan membentuk kepercayaan diri. Aktivitas seperti bermain air atau meremas adonan juga dapat meredakan stres dan tantrum ringan pada balita.

Para ahli dan praktisi pendidikan anak usia dini mendorong orang tua untuk menyediakan waktu khusus setiap hari untuk bermain aktif bersama anak. Tanpa harus mengandalkan gawai atau layar, aktivitas sensorik dan motorik menjadi salah satu cara paling alami dan efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....