BRIN Kukuhkan 5 Profesor Riset dari Beragam Bidang
- 31 Okt 2025 08:08 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Belum lama ini tepatnya 22 Oktober 2025 lalu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengukuhkan lima Profesor Riset dari berbagai bidang. Pengukuhan ini sebagai bentuk pengakuan tertinggi terhadap kiprah dan kontribusi ilmuwan Indonesia dalam menghasilkan riset strategis yang berdampak luas bagi masyarakat.
Dikutip dari brin.go.id, pengukuhan ini mempertegas komitmen BRIN dalam memperkuat ekosistem riset nasional yang berorientasi pada inovasi, kemandirian teknologi, dan pembangunan berkelanjutan. Lima Profesor Riset yang dikukuhkan berasal dari beragam bidang strategis, yaitu:
1. Prof. Soni Solistia Wirawan merupakan ahli di Bidang Energi Baru Terbarukan. Penelitiannya berfokus pada peningkatan efisiensi produksi biodiesel dari berbagai bahan baku seperti minyak sawit, CFAD, PFAD dan minyak limbah industri.
2. Prof. Ridwan Rachmat, merupakan ahli Bidang Teknologi Pascapanen Hasil Pertanian Tanaman Pangan. Melalui risetnya, ia mengembangkan Teknologi Tepat Guna (TTG) seperti pengering berbahan bakar sekam, sistem pengering hybrid sel surya–zeolit, dan mesin pengupas tiga rol karet yang terbukti meningkatkan efisiensi dan mutu beras.
3. Prof. Masdalina Pane merupakan ahli Bidang Epidemiologi dan Biostatistik menyoroti pentingnya formulasi contact tracing yang efisien dan proporsional dalam penanganan wabah. Berdasarkan pengalaman pandemi COVID-19, ia menegaskan bahwa penelusuran kontak harus berbasis indikator epidemiologis dan manajerial yang jelas, agar efektif tanpa menimbulkan dampak sosial dan ekonomi berlebihan.
4. Prof. Bidhari Pidhatika merupakan ahli Bidang Material. Risetnya menekankan pendekatan modifikasi permukaan dengan plasma, grafting polimer, dan Layer-by-Layer assembly guna meningkatkan biokompatibilitas dan keamanan biomaterial.
5. Prof. Abdul Hamid ahli Bidang Budidaya Pertanian dan Konservasi, menunjukkan peran penting Taman Hutan Raya (Tahura) dalam mitigasi perubahan iklim dan penguatan ekonomi daerah.
Melalui pengukuhan lima Profesor Riset ini diharapkan perannya sebagai lembaga riset nasional yang tidak hanya melahirkan inovasi. Namun juga mampu membangun ekosistem ilmu pengetahuan yang produktif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....